Dalam suasana yang tenang dan penuh keakraban, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Al Washliyah Medan melaksanakan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru jenjang Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2) ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batubara. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda sosialisasi akademik, tetapi juga dikemas dalam konsep silaturahim yang sarat nilai kekeluargaan dan kebersamaan.
Rombongan FAI Universitas Al Washliyah Medan dipimpin langsung oleh Dekan FAI Univa Medan, Dr. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, didampingi Kepala Program Studi Magister PAI FAI Univa Medan, Dr. Khairuddin Lubis, M.Pd., MA, serta Kepala Laboratorium Univa Medan, Amir Mahmud Zein, MM. Turut serta dalam rombongan Tim Promosi FAI Univa Medan, yakni Khairul Anwar, M.Pd., Amir Siddik, SE., dan Ananda Rizky Syahreza Siregar, SH.
Kehadiran rombongan FAI Univa Medan disambut hangat oleh Ketua MUI Kabupaten Batubara, Drs. Tahan Siregar, S.Ag, bersama Sekretaris Jenderal MUI Kabupaten Batubara, Ust. Drs. Huzaifah, serta Bendahara MUI Kabupaten Batubara, Ust. Hafizh, S.Pd.I, didampingi para ketua bidang MUI Kabupaten Batubara. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan terbuka, mencerminkan eratnya ukhuwah antara perguruan tinggi dan para ulama.
Dalam pertemuan tersebut, pihak FAI Universitas Al Washliyah Medan menyampaikan informasi terkait penerimaan mahasiswa baru jenjang S1 dan S2, termasuk pemaparan program studi, arah pengembangan akademik, serta komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang unggul secara keilmuan dan berakar kuat pada nilai-nilai keislaman.
Lebih dari sekadar penyampaian informasi, sosialisasi ini diharapkan menjadi cikal bakal proses pengkaderan ulama. Melalui jalur pendidikan formal yang terintegrasi dengan nilai-nilai keumatan, FAI Universitas Al Washliyah Medan bersama MUI Kabupaten Batubara menaruh harapan agar regenerasi ulama dapat terus terjaga, sehingga kehadiran ulama sebagai penuntun umat tidak terputus oleh zaman.
Berbeda dari sosialisasi pada umumnya, kegiatan ini mengalir melalui dialog santai dan silaturahim dari hati ke hati. Pertukaran gagasan berlangsung hangat, membahas peran strategis pendidikan Islam dalam menjawab tantangan zaman serta pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan MUI dalam menyiapkan generasi ulama yang berilmu, berakhlak, dan berpijak pada realitas sosial.
Tidak hanya sampai di situ, Ketua MUI Kabupaten Batubara, Drs. Tahan Siregar, S.Ag, turut membersamai rombongan FAI Universitas Al Washliyah Medan dalam melanjutkan kegiatan sosialisasi ke beberapa lokasi lain yang menjadi tujuan. Kehadiran beliau menjadi simbol dukungan sekaligus penegasan bahwa pengkaderan ulama merupakan tanggung jawab bersama.
Usai rangkaian sosialisasi, rombongan FAI Universitas Al Washliyah Medan diajak bersilaturahim melalui jamuan makan siang bersama di kediaman Sekretaris Jenderal MUI Kabupaten Batubara. Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, rombongan disuguhi beragam hidangan khas daerah Batubara. Kebersamaan semakin bermakna ketika rombongan turut diajak menyaksikan pesta tapai yang tengah berlangsung di wilayah Batubara, sebuah tradisi budaya yang mencerminkan nilai gotong royong dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Ketua MUI Kabupaten Batubara, Drs. Tahan Siregar, S.Ag, menyampaikan apresiasi atas kunjungan FAI Universitas Al Washliyah Medan. Ia berharap silaturahim yang telah terjalin ini dapat terus dipelihara dan berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan, khususnya dalam upaya menyiapkan generasi penerus ulama yang mampu menjawab tantangan umat di masa depan.
Melalui rangkaian kegiatan yang hangat dan penuh makna ini, Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah Medan menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya tumbuh dari ruang kelas dan kurikulum, tetapi juga dari rasa kebersamaan, kesinambungan kaderisasi, dan ikatan batin dalam menjaga keberlanjutan peran ulama di tengah umat.



