Author name: operator fai

SEMINAR HASIL TESIS MAHASISWA PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAI UNIVA MEDAN TAHUN 2026 GELOMBANG 3

Medan, 18 September 2026 — Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan melaksanakan Seminar Hasil Tesis Mahasiswa Tahun 2026 Gelombang 3 pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Ruang Sidang Fakultas Agama Islam.

Kegiatan seminar hasil tesis ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Agama Islam dan dihadiri oleh Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, serta Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI). Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan akademik yang harus dilalui mahasiswa program magister sebelum menyelesaikan proses penyusunan tesis.

Pada pelaksanaan Seminar Hasil Tesis Gelombang 3 ini, sebanyak 11 mahasiswa mengikuti proses seminar dan mempresentasikan hasil penelitian tesis masing-masing. Setiap mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memaparkan hasil penelitian di hadapan tim penguji serta memperoleh masukan dan evaluasi sebagai bagian dari penyempurnaan tesis.

Adapun 11 mahasiswa peserta Seminar Hasil Tesis tersebut adalah:

  1. Muhammad Syahlani — NPM 2401112016

  2. Siti Hayati Lubis — NPM 2401112028

  3. Muhammad Husein Ali Qasim — NPM 2401112004

  4. Hafizan — NPM 2401112015

  5. Muhadir Alwahidi — NPM 2401112009

  6. Munawar Rahyudi — NPM 2401112010

  7. Endro Agus Priyanto — NPM 2401112012

  8. Syahril Fadly — NPM 2401112019

  9. Rahmat Hidayat — NPM 2401112034

  10. Padlan — NPM 2401112030

  11. Iruwaida — NPM 2401112033

Dalam pelaksanaannya, setiap mahasiswa diuji oleh tiga orang penguji. Tim penguji memberikan pertanyaan, tanggapan, kritik, serta saran terhadap substansi penelitian yang dipresentasikan. Proses tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memperbaiki dan menyempurnakan tesis, baik dari aspek metodologi penelitian, kajian teoritis, pembahasan hasil penelitian, maupun kesimpulan.

Seminar hasil tesis berlangsung dalam suasana akademik yang serius dan konstruktif. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang telah dilakukan, tetapi juga menunjukkan penguasaan terhadap bidang keilmuan Pendidikan Agama Islam serta kemampuan dalam mengembangkan kajian akademik secara ilmiah.

Dekan Fakultas Agama Islam dalam pembukaan kegiatan menyampaikan pentingnya seminar hasil sebagai bagian dari proses akademik mahasiswa magister. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menerima berbagai masukan dari para penguji untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah sebelum memasuki tahapan akademik berikutnya.

Pelaksanaan Seminar Hasil Tesis Gelombang 3 Tahun 2026 ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam FAI UNIVA Medan dalam menjaga kualitas proses akademik dan mendorong mahasiswa menghasilkan karya penelitian yang memiliki kontribusi bagi pengembangan ilmu Pendidikan Agama Islam.

Kegiatan ditutup setelah seluruh peserta menyelesaikan sesi presentasi dan ujian masing-masing. Selanjutnya, mahasiswa diharapkan melakukan perbaikan tesis berdasarkan catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh tim penguji sebagai bagian dari proses penyelesaian studi.

SEMINAR HASIL TESIS MAHASISWA PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAI UNIVA MEDAN TAHUN 2026 GELOMBANG 3 Read More »

KEGIATAN

FAI UNIVA Medan dan MUI Sumut Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset dan Pengabdian

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Al Washliyah (Univa) Medan memperkuat sinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) di Aula MUI Sumut, Kamis (17/9/2026).

MoA tersebut ditandatangani Dekan FAI Univa Medan Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA bersama Ketua Bidang/Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Sumut Prof. Dr. Fakhruddin Azmi, MA.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara institusi pendidikan tinggi dan MUI Sumut dalam merespons berbagai persoalan aktual di tengah masyarakat.

Dalam perjanjian tersebut, terdapat sejumlah ruang lingkup kerja sama. Pertama, kolaborasi di bidang pendidikan dan pengajaran yang melibatkan dosen maupun mahasiswa.

Kedua, kerja sama dalam bidang penelitian dan publikasi. Ketiga, penyelenggaraan seminar internasional. Keempat, pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

Dr. Muhammad Tohir Ritonga mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi FAI UNIVA Medan untuk mengembangkan jejaring akademik serta meningkatkan kiprah institusi di tingkat yang lebih luas.

“Diharapkan dari MoA ini FAI Univa Medan semakin mengembangkan sayapnya agar lebih tersohor, baik nasional maupun internasional,” ujar Tohir.

Menurutnya, penguatan kolaborasi dengan lembaga keumatan seperti MUI menjadi salah satu ruang penting untuk mempertemukan kapasitas akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan dan persoalan yang berkembang di masyarakat.

Sementara itu, Prof. Fakhruddin Azmi menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi, khususnya Fakultas Agama Islam, dalam kegiatan pengkajian dan penelitian yang berkaitan dengan persoalan aktual di Sumatera Utara.

“Bidang/Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Sumut sangat mengharapkan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, khususnya Fakultas Agama Islam, agar lebih luas dan tajam dalam melaksanakan pengkajian dan penelitian terkait masalah-masalah yang aktual terjadi di Sumatera Utara,” ujar Prof. Fakhruddin.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret, terutama penelitian, publikasi ilmiah, forum akademik, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi FAI Univa Medan dan MUI Sumut ini sekaligus menjadi upaya mempertemukan perspektif akademik dan keumatan dalam menghasilkan kajian yang relevan terhadap dinamika sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan di Sumatera Utara.

FAI UNIVA Medan dan MUI Sumut Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset dan Pengabdian Read More »

KERJASAMA

PKU FAI UNIVA Medan Kunjungi Pusat Thoriqot Naqsyabandiyah Khalidiyah Besilam Langkat

fai.univamedan.ac.id_Pendidikan Kader Ulama (PKU) Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan, Sumatera Utara, bersama Ketua Asrama Ustadz Mukmin, S. Pd. I, didampingi Dekan Fakultas Agama Islam Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA serta Kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Dr. Khairuddin Lubis, M. Pd., MA, melakukan kunjungan sekaligus ziarah ke pusat Thoriqot Naqsyabandiyah Khalidiyah di Besilam, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Rabu siang, 16 September 2026 bertepatan dengan 05 Rabiul Akhir 1448 H.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperoleh penjelasan dan wawasan mengenai perkembangan serta ajaran Thoriqot Naqsyabandiyah di Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Tuan Guru Mursyid Thoriqot Naqsyabandiyah Khalidiyah, Syekh Dr. H. Zikmal Fuad, yang merupakan silsilah ke-13 dari Syekh Abdul Wahab Rokan, menyampaikan sejumlah penjelasan mengenai sejarah dan perjalanan thoriqot. Beliau menerangkan bahwa pada masa awal perkembangannya, para tokoh yang kemudian mendirikan thoriqot juga pernah menimba ilmu di Besilam.

Dalam taujihatnya, Syekh Zikmal Fuad menjelaskan bahwa Tuan Guru memiliki sepuluh orang murid. Salah seorang di antaranya adalah Syekh Sulaiman Zuhdi yang kemudian dipercaya untuk meneruskan perjuangan Tuan Guru dan mendirikan Thoriqoh Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jabal Qubais.

Menurut penjelasan yang disampaikan, inti dari Thoriqoh Naqsyabandiyah sebagaimana diterangkan Syekh Sulaiman Zuhdi adalah upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tidak ada tujuan lain selain mendekatkan diri kepada Tuhan. Syekh Sulaiman Zuhdi kemudian memiliki murid bernama Syekh Abdul Wahab Rokan Annaqsabandiyah Al-Kholidiyah.

Lebih lanjut, Mursyid menjelaskan bahwa para pengamal tarekat melaksanakan berbagai bentuk zikir dengan senantiasa menjaga kebersihan niat dan mengarahkannya semata-mata karena Allah SWT.

Dalam pertemuan tersebut, Thoriqot Naqsyabandiyah Kholidiyah yang dipimpin Tuan Guru Mursyid Zikmal Fuad juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menyampaikan pertanyaan. Hal ini menjadi perhatian karena dalam sebagian pemahaman yang berkembang terdapat anggapan bahwa seorang murid tidak diperbolehkan banyak bertanya karena dianggap kurang sesuai dengan adab kepada guru. Namun, Tuan Guru tetap membuka ruang dialog bagi para hadirin.

Beliau juga menjelaskan bahwa dalam Thoriqot Naqsyabandiyah Kholidiyah yang dipimpinnya tidak diberlakukan bai’at dalam bentuk tersebut. Menurutnya, hal yang lebih utama bagi seorang murid adalah menjaga dan menerapkan adab suluk. Adab tersebut tidak hanya dijalankan ketika seseorang sedang melaksanakan suluk, tetapi juga harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari setelah selesai menjalani suluk.

Selain itu, Mursyid mengingatkan agar pelaksanaan zikir-zikir tarekat dilakukan di tempat yang tertutup. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari munculnya prasangka atau penilaian yang kurang tepat dari masyarakat awam yang menyaksikan. Terlebih lagi, seorang yang mengamalkan tarekat hendaknya menunjukkan perilaku dan akhlak yang sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam thoriqoh.

Berbagai pesan dan nasihat disampaikan Tuan Guru Mursyid Zikmal Fuad dengan penuh kelembutan, ketenangan, dan tetap mengedepankan adab dalam penyampaian.

Menutup rangkaian pertemuan, beliau memimpin doa bersama agar seluruh peserta memperoleh keberkahan, keikhlasan, serta kemudahan dalam menjalani proses menuntut ilmu. (rilis/sir)

PKU FAI UNIVA Medan Kunjungi Pusat Thoriqot Naqsyabandiyah Khalidiyah Besilam Langkat Read More »

KEGIATAN

FINALISASI KURIKULUM BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PROGRAM STUDI PAI, MPI, EKSYA DAN PIAUD

fai.univamedan.ac.id – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Alwashliyah Medan melaksanakan Finalisasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk empat program studi, yaitu Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ekonomi Syariah (EKSYA), serta Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Kegiatan finalisasi tersebut dilaksanakan pada 14 September 2026 bertempat di Ruang Rapat Fakultas Agama Islam Universitas Alwashliyah Medan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FAI UNIVA Medan dalam melakukan penguatan dan penyempurnaan kurikulum agar selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi, perkembangan keilmuan, serta tuntutan dunia kerja dan masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, Wakil Dekan I, Dr. Putri Syahri, M.Pd., M.Si., serta Wakil Dekan II, Dr. H. Nikmah Royani Harahap, M.A. Turut hadir para ketua program studi, yaitu Kaprodi Pendidikan Agama Islam Umy Fitriani Nasution, S.Pd.I., M.Pd.I., Kaprodi Manajemen Pendidikan Islam Siti Rukhaiyah, M.Pd., Kaprodi Ekonomi Syariah Dr. Dewi Sundari Tanjung, ME., dan Kaprodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Dr. Armanila, M.Psi.

Selain jajaran pimpinan fakultas dan program studi, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas Agama Islam Universitas Alwashliyah Medan, Dr. Khairul Anwar, M.Pd. Kehadiran UPM menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyusunan dan finalisasi kurikulum berjalan sesuai dengan prinsip penjaminan mutu akademik.

Finalisasi kurikulum ini turut melibatkan perwakilan dosen dari masing-masing program studi, perwakilan alumni, serta stakeholder dari setiap program studi. Keterlibatan berbagai unsur tersebut dimaksudkan agar penyusunan kurikulum tidak hanya mempertimbangkan aspek akademik, tetapi juga memperhatikan masukan dari lulusan dan kebutuhan pengguna lulusan.

Dalam pelaksanaannya, masing-masing program studi melakukan peninjauan terhadap rancangan kurikulum yang telah disusun sebelumnya. Pembahasan mencakup berbagai komponen penting, mulai dari profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, struktur kurikulum, bahan kajian, mata kuliah, hingga keterkaitan antara proses pembelajaran dan kompetensi yang diharapkan.

Pendekatan Outcome Based Education (OBE) menempatkan capaian pembelajaran sebagai salah satu landasan utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Karena itu, kurikulum diarahkan agar memiliki keterkaitan yang jelas antara kompetensi lulusan dengan proses pembelajaran yang dilaksanakan selama mahasiswa menempuh pendidikan.

Dekan Fakultas Agama Islam UNIVA Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, dalam kegiatan tersebut memberikan arahan agar proses finalisasi kurikulum dilakukan secara cermat dan melibatkan berbagai pihak yang memiliki keterkaitan dengan program studi. Masukan dari dosen, alumni, dan stakeholder menjadi bahan penting untuk memastikan kurikulum yang disusun memiliki relevansi dengan kebutuhan di lapangan.

Sementara itu, keterlibatan perwakilan alumni dan stakeholder memberikan ruang bagi program studi untuk memperoleh gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Masukan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penyempurnaan capaian pembelajaran dan struktur kurikulum masing-masing program studi.

Kegiatan finalisasi berlangsung melalui proses pembahasan dan diskusi bersama. Setiap program studi menyampaikan hasil penyusunan kurikulum untuk dikaji kembali, sehingga berbagai komponen yang masih memerlukan penyempurnaan dapat dibahas secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Agama Islam UNIVA Medan berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan. Finalisasi kurikulum berbasis OBE diharapkan dapat menjadi landasan dalam penyelenggaraan proses pembelajaran yang lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan capaian kompetensi yang ditetapkan oleh masing-masing program studi.

Dengan melibatkan unsur pimpinan, dosen, UPM, alumni, dan stakeholder, FAI UNIVA Medan berupaya memastikan bahwa kurikulum Program Studi Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Ekonomi Syariah, dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kualitas lulusan.

FINALISASI KURIKULUM BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PROGRAM STUDI PAI, MPI, EKSYA DAN PIAUD Read More »

AKADEMIK

Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE Program Studi Pendidikan Agama Islam FAI UNIVA Medan

fai.univamedan.ac.i – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Al washliyah (UNIVA) Medan terus melakukan penguatan mutu akademik melalui pengembangan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan pendidikan tinggi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Muhammad Fadly, M.Pd. sebagai narasumber yang memberikan arahan dan pemahaman terkait implementasi pendekatan OBE dalam penyusunan kurikulum perguruan tinggi. Workshop tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam UNIVA Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, serta Kaprodi Pendidikan Agama Islam, Umy Fitriani Nasution, S.Pd.I., M.Pd.I.

Selain pimpinan fakultas dan program studi, kegiatan juga diikuti oleh Tim Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE Program Studi Pendidikan Agama Islam. Kehadiran tim tersebut menjadi bagian penting dalam proses perumusan dan penyelarasan kurikulum agar dapat diterapkan secara efektif dalam kegiatan akademik.

Dalam penyampaian materinya, Dr. Muhammad Fadly, M.Pd. menguraikan berbagai hal yang berkaitan dengan penyusunan kurikulum berbasis capaian. OBE menempatkan hasil pembelajaran sebagai salah satu dasar utama dalam merancang proses pendidikan, sehingga kompetensi yang diharapkan dari mahasiswa perlu dirumuskan secara jelas sejak tahap perencanaan kurikulum.

Pendekatan tersebut mendorong program studi untuk memastikan adanya kesinambungan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, struktur mata kuliah, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, serta mekanisme penilaian. Dengan keterkaitan tersebut, proses pendidikan diharapkan dapat berjalan secara terarah dan mampu mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.

Dekan FAI UNIVA Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan workshop sebagai bagian dari proses pengembangan akademik di lingkungan fakultas. Penyusunan kurikulum, menurutnya, merupakan proses yang perlu dilakukan secara terencana dan melibatkan berbagai unsur akademik agar hasilnya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Agama Islam, Umy Fitriani Nasution, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan pentingnya kerja sama seluruh tim dalam menyusun kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan mahasiswa serta perkembangan keilmuan Pendidikan Agama Islam.

Melalui workshop ini, tim penyusun memperoleh kesempatan untuk mengkaji berbagai komponen kurikulum sekaligus mendapatkan masukan dari narasumber. Proses diskusi menjadi bagian dari upaya menyempurnakan rancangan kurikulum agar setiap mata kuliah mempunyai keterkaitan yang terukur dengan capaian pembelajaran program studi.

Kegiatan berlangsung dengan suasana akademik yang dinamis. Peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga terlibat dalam sesi diskusi dan pembahasan berbagai aspek teknis penyusunan kurikulum berbasis OBE.

Pelaksanaan workshop diharapkan dapat menghasilkan dokumen kurikulum Program Studi  Pendidikan Agama Islam yang lebih terstruktur, adaptif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FAI UNIVA Medan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan memastikan kurikulum senantiasa berkembang mengikuti kebutuhan serta tantangan pendidikan tinggi.

Dengan adanya penguatan kurikulum berbasis OBE, Program Studi Pendidikan Agama Islam diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih terarah serta mendukung terbentuknya lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional sesuai dengan bidang keilmuannya.

Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE Program Studi Pendidikan Agama Islam FAI UNIVA Medan Read More »

WORKSHOP

WORKSHOP PENYUSUNAN KURIKULUM BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN AGAMA ISLA FAI UNIVA MEDAN

fai.univamedan.ac.id – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Alwashliyah (UNIVA) Medan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan relevansi kurikulum Program Studi Magister PAI sesuai dengan perkembangan pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia pendidikan.

Workshop tersebut menghadirkan Dr. Muhammad Fadly, M.Pd. sebagai narasumber. Kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam UNIVA Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, serta Kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam, Dr. Khairuddin Lubis, M.Pd., M.A. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh Tim Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam.

Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Fadly, M.Pd. memberikan penjelasan mengenai konsep, prinsip, serta langkah-langkah penyusunan kurikulum berbasis OBE. Pendekatan ini menekankan pentingnya capaian pembelajaran yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan, sehingga setiap komponen dalam kurikulum memiliki keterkaitan yang jelas dengan kompetensi lulusan.

Penyusunan kurikulum berbasis OBE tidak hanya berorientasi pada materi yang diberikan dalam proses pembelajaran, tetapi juga memperhatikan kemampuan, keterampilan, sikap, dan kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa. Oleh karena itu, perumusan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, mata kuliah, metode pembelajaran, serta sistem evaluasi menjadi bagian penting yang perlu disusun secara sistematis.

Dekan Fakultas Agama Islam UNIVA Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, dalam kesempatan tersebut memberikan dukungan terhadap proses penyusunan dan pengembangan kurikulum Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam. Menurutnya, pengembangan kurikulum merupakan bagian penting dalam menjaga mutu akademik serta memastikan proses pendidikan dapat berjalan sesuai dengan visi, misi, dan tujuan program studi.

Sementara itu, Kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam, Dr. Khairuddin Lubis, M.Pd., M.A., menyampaikan bahwa workshop tersebut menjadi ruang akademik bagi tim penyusun untuk melakukan pembahasan dan penyempurnaan kurikulum secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, tim penyusun kurikulum mendapatkan kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap kurikulum yang ada sekaligus merancang struktur kurikulum yang lebih terarah dan berorientasi pada capaian lulusan. Setiap mata kuliah diharapkan memiliki kontribusi yang jelas dalam mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif. Tim penyusun kurikulum mengikuti pemaparan narasumber dan terlibat dalam diskusi mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan penerapan OBE dalam pendidikan tinggi. Berbagai masukan dan saran menjadi bahan dalam proses penyempurnaan dokumen kurikulum.

Workshop ini diharapkan dapat menghasilkan kurikulum Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam yang lebih sistematis, relevan, dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Dengan kurikulum berbasis OBE, FAI UNIVA Medan terus berupaya memperkuat mutu akademik dan meningkatkan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi keilmuan, profesionalitas, serta kemampuan untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan agama Islam.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Fakultas Agama Islam UNIVA Medan untuk melakukan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan sebagai respons terhadap dinamika pendidikan tinggi dan tuntutan perkembangan keilmuan.

WORKSHOP PENYUSUNAN KURIKULUM BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN AGAMA ISLA FAI UNIVA MEDAN Read More »

WORKSHOP

WORKSHOP PENYUSUNAN KURIKULUM BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PROGRAM STUDI EKONOMI SYARIAH FAI UNIVA MEDAN

fai.univamedan.ac.id – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) bagi Program Studi Ekonomi Syariah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan, perkembangan keilmuan, serta tuntutan dunia kerja.

Workshop tersebut menghadirkan Prof. Dr. E. Rusiadi, S.E., M.Si., CIQaR. sebagai narasumber. Kegiatan turut dihadiri dan dikoordinasikan oleh Kaprodi Ekonomi Syariah FAI UNIVA Medan, Dr. Dewi Sundari Tanjung, ME, bersama jajaran pimpinan dan dosen di lingkungan Fakultas Agama Islam.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai konsep dan penerapan Outcome Based Education (OBE) dalam penyusunan kurikulum perguruan tinggi. Pendekatan OBE menitikberatkan pada capaian pembelajaran yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan, sehingga proses pembelajaran dapat dirancang secara terarah sesuai dengan kompetensi yang diharapkan.

Prof. Dr. E. Rusiadi dalam pemaparannya memberikan pemahaman mengenai pentingnya penyusunan kurikulum yang berorientasi pada capaian lulusan. Menurutnya, kurikulum perguruan tinggi perlu disusun secara sistematis dengan memperhatikan keterkaitan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, mata kuliah, metode pembelajaran, hingga sistem evaluasi.

Melalui pendekatan OBE, proses pendidikan tidak hanya berfokus pada materi yang disampaikan kepada mahasiswa, tetapi juga pada kemampuan dan kompetensi yang berhasil dicapai mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Dengan demikian, kurikulum diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja.

Kaprodi Ekonomi Syariah FAI UNIVA Medan, Dr. Dewi Sundari Tanjung, ME, menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini menjadi momentum penting bagi Program Studi Ekonomi Syariah dalam melakukan penguatan dan penyempurnaan kurikulum.

Penyusunan kurikulum berbasis OBE diharapkan dapat memperkuat arah pendidikan Program Studi Ekonomi Syariah sehingga proses pembelajaran memiliki keterkaitan yang jelas antara tujuan pendidikan, kompetensi lulusan, dan kebutuhan pengguna lulusan.

Selain mendapatkan materi dari narasumber, kegiatan workshop juga menjadi ruang diskusi bagi para dosen untuk melakukan penyelarasan dan pengembangan berbagai komponen kurikulum. Pembahasan dilakukan agar setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian kompetensi lulusan Program Studi Ekonomi Syariah.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, serta memperoleh masukan terkait penyusunan kurikulum yang sesuai dengan prinsip-prinsip OBE.

Melalui pelaksanaan workshop ini, FAI UNIVA Medan berharap kurikulum Program Studi Ekonomi Syariah dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa yang akan datang. Kurikulum yang terarah, adaptif, dan berorientasi pada capaian diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran serta menghasilkan lulusan Ekonomi Syariah yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing.

WORKSHOP PENYUSUNAN KURIKULUM BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PROGRAM STUDI EKONOMI SYARIAH FAI UNIVA MEDAN Read More »

WORKSHOP
Scroll to Top