Fakultas Agama Islam Universitas Alwashliyah Medan Gelar Seleksi Tertulis dan Wawancara Calon Mahasiswa Baru Program Magister PAI Tahun Akademik 2026/2027
Fakultas Agama Islam Universitas Alwashliyah Medan menyelenggarakan seleksi tertulis dan wawancara calon mahasiswa baru Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun Akademik 2026/2027 Semester Ganjil pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Lantai 3 Biro Rektor Universitas Alwashliyah Medan dan diikuti oleh sebanyak 64 calon mahasiswa.
Kegiatan seleksi dibuka oleh Wakil Rektor I, Ibu Yumira Simamora, M.Pd., bersama Wakil Rektor II, Bapak Dr. H. M. Nasir, Lc., M.A. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. H. Muhamad Tohir Ritonga, Lc., M.A., Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Dr. Khairuddin Lubis, M.Pd.I., M.A., serta pegawai Fakultas Agama Islam.
Pelaksanaan seleksi tertulis dan wawancara ini merupakan bagian dari tahapan penerimaan mahasiswa baru yang bertujuan untuk menilai kesiapan akademik, kompetensi, serta motivasi calon mahasiswa dalam menempuh pendidikan pada jenjang magister, khususnya di bidang Pendidikan Agama Islam.
Melalui tahapan seleksi ini, Fakultas Agama Islam Universitas Alwashliyah Medan berupaya menjaring calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik, komitmen dalam pengembangan ilmu pendidikan Islam, serta kesiapan untuk mengikuti proses pembelajaran di tingkat pascasarjana.
Keikutsertaan 64 calon mahasiswa dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasme terhadap Program Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Alwashliyah Medan sebagai salah satu wadah untuk meningkatkan kualifikasi akademik dan memperdalam keilmuan di bidang pendidikan Islam.
Fakultas Agama Islam Universitas Alwashliyah Medan berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan calon mahasiswa yang berkualitas, berintegritas, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan agama Islam di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Alwashliyah Medan terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam dan mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan dunia pendidikan pada masa mendatang.



