Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE Program Studi Pendidikan Agama Islam FAI UNIVA Medan
fai.univamedan.ac.i – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Al washliyah (UNIVA) Medan terus melakukan penguatan mutu akademik melalui pengembangan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan pendidikan tinggi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Muhammad Fadly, M.Pd. sebagai narasumber yang memberikan arahan dan pemahaman terkait implementasi pendekatan OBE dalam penyusunan kurikulum perguruan tinggi. Workshop tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam UNIVA Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, serta Kaprodi Pendidikan Agama Islam, Umy Fitriani Nasution, S.Pd.I., M.Pd.I.
Selain pimpinan fakultas dan program studi, kegiatan juga diikuti oleh Tim Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE Program Studi Pendidikan Agama Islam. Kehadiran tim tersebut menjadi bagian penting dalam proses perumusan dan penyelarasan kurikulum agar dapat diterapkan secara efektif dalam kegiatan akademik.
Dalam penyampaian materinya, Dr. Muhammad Fadly, M.Pd. menguraikan berbagai hal yang berkaitan dengan penyusunan kurikulum berbasis capaian. OBE menempatkan hasil pembelajaran sebagai salah satu dasar utama dalam merancang proses pendidikan, sehingga kompetensi yang diharapkan dari mahasiswa perlu dirumuskan secara jelas sejak tahap perencanaan kurikulum.
Pendekatan tersebut mendorong program studi untuk memastikan adanya kesinambungan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, struktur mata kuliah, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, serta mekanisme penilaian. Dengan keterkaitan tersebut, proses pendidikan diharapkan dapat berjalan secara terarah dan mampu mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.
Dekan FAI UNIVA Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan workshop sebagai bagian dari proses pengembangan akademik di lingkungan fakultas. Penyusunan kurikulum, menurutnya, merupakan proses yang perlu dilakukan secara terencana dan melibatkan berbagai unsur akademik agar hasilnya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Agama Islam, Umy Fitriani Nasution, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan pentingnya kerja sama seluruh tim dalam menyusun kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan mahasiswa serta perkembangan keilmuan Pendidikan Agama Islam.
Melalui workshop ini, tim penyusun memperoleh kesempatan untuk mengkaji berbagai komponen kurikulum sekaligus mendapatkan masukan dari narasumber. Proses diskusi menjadi bagian dari upaya menyempurnakan rancangan kurikulum agar setiap mata kuliah mempunyai keterkaitan yang terukur dengan capaian pembelajaran program studi.
Kegiatan berlangsung dengan suasana akademik yang dinamis. Peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga terlibat dalam sesi diskusi dan pembahasan berbagai aspek teknis penyusunan kurikulum berbasis OBE.
Pelaksanaan workshop diharapkan dapat menghasilkan dokumen kurikulum Program Studi Pendidikan Agama Islam yang lebih terstruktur, adaptif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FAI UNIVA Medan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan memastikan kurikulum senantiasa berkembang mengikuti kebutuhan serta tantangan pendidikan tinggi.
Dengan adanya penguatan kurikulum berbasis OBE, Program Studi Pendidikan Agama Islam diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih terarah serta mendukung terbentuknya lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional sesuai dengan bidang keilmuannya.







